Memberikan informasi tentang tempat travelling dan Jadwal Kereta Terbaru

Breaking

Friday, October 23, 2015

Penandatanganan Joint Venture Kereta Cepat

Pembangunan kereta cepat ini merupakan babak baru dalam perkembangan transportasi masal di Indonesia. "Semoga dengan pembangunan kereta cepat ini dapat meningkatkan kesejahteraan wilayah wilayah yang dilewati,"ujar Sahala Lumban Gaol Staff Ahli Kementerian BUMN. Pada Jumat (16/10) dilakukan Joint Venture Agreement Signing High Speed Railway of Jakarta-Bandung bertempat di Hotel Pullman Jakarta. Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xie Feng mengatakan bahwa pembangunan ini penting bagi kedua negara.


Suasana Penandatanganan Joint Venture
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia Dwi Windarto dan Perwakilan dari China Railway International Yang Zhongmin. PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia terdiri dari 4 BUMN yaitu PT Wijaya Karya, PT Kereta Api Indonesia, PT Perkebunan Nusantara VIII dan PT Jasa Marga. Kepemilikan Wijaya Karya dalam PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia yaitu 38%, KAI 25%, PN VIII 25%, dan Jasa Marga 12%.

Foto bersama konsorsium kereta cepat cina
"KAI siap menjadi operator KA Cepat. Yang terpenting dalam operasional KA Cepat adalah safety," ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro. "Keselamatan perjalanan merupakan hal yang terpenting," tambahnya. Pengamat Transportasi Prof. Ofiar mengatakan bahwa pembangunan transportasi masal harus memikirkan integrasi dengan transportasi lainnya agar pembangunannya efektif.  
Sumber : Corcomm KAI