Memberikan informasi tentang tempat travelling dan Jadwal Kereta Terbaru

Breaking

Wednesday, September 2, 2015

Tingkatkan Sinergi BUMN, KAI Jalin Kerjasama dengan Pertamina

Berbagai poin penting ditandatangani dalam perjanjian kerjasama ini, diantaranya Angkutan BBM menggunakan KA, Pelaksanaan program konversi penggunaan High Speed Diesel (HSD) menjadi Liquid Nature Gas (LNG) dalam kegiatan operasional KAI, Penempatan jalur pipa milik Pertamina dengan memanfaatkan jalur KA, Pendayagunaan aset, dan Penggunaan produk-produk Pertamina dalam kegiatan operasional KAI. "Harapan saya kerjasama ini tidak hanya berhenti sampai disini, agar segera ditindaklanjuti dan dikerjakan, karena sesuai dengan arahan presiden yaitu kerja, kerja, kerja!" ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dalam sambutannya di Ruang Pertamax, Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Jumat (28/8).

Penandatanagan MoU

Edi menambahkan, KAI siap mendukung kinerja Pertamina, agar tujuan dari masing-masing pihak tercapai. "Kendala kami selama ini dalam pembangunan jaringan pipa adalah pembukaan lahan. Dengan menggunakan jalur KA, semua masalah terselesaikan," ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto. Dalam hal penggunaan LNG, Pertamina akan bertindak sebagai penyedia LNG dan Stasiun Pengisian LNG. Edi menyebutkan bahwa diversifikasi bahan bakar bagi perkeretaapian di Indonesia mutlak dilakukan. "Penggunaan LNG sebagai bahan bakar KA Jarak Jauh perlu kajian lebih lanjut, namun kami berharap dengan adanya penggunakan bahan bakar jenis ini, biaya yang kami keluarkan menjadi lebih hemat dibanding bahan bakar fosil," ujar Edi.

Foto bersama antara jajaran KAI dan Pertamina

Dirut Pertamina yakin bahwa Kereta Api merupakan moda pilihan untuk berbagai angkutan kedepannya. Jika jarak jauh distribusi menggunakan kapal laut, untuk jarak dekat menggunakan moda darat, jarak menengah maka akan menggunakan kereta api sebagai solusinya. "Saya sudah merasakan sendiri efektifitas menggunakan kereta api, bandara ditutup ketika gunung sinabung mengeluarkan asap, saya yang menggunakan KA sampai di Surabaya dalam waktu 10-11 jam, rekan saya yang menggunakan angkutan darat, sampai dalam waktu 24 jam!" ujar Dwi. "BUMN ini sama-sama penting bagi perusahaan. Semoga kerjasama ini memberikan manfaat dan hasil yang maksimal bagi kemajuan masing-masing pihak," tutupnya.

Sumber : Corcomm KAI