Memberikan informasi tentang tempat travelling dan Jadwal Kereta Terbaru

Breaking

Wednesday, March 23, 2016

Jokowi ke Sumatera untuk Tingkatkan Konektivitas

Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Sumatera Utara dan Sumatera Selatan untuk meninjau beberapa proyek perkeretaapian nasional. Pada Rabu (2/3), Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meresmikan 2 proyek sekaligus, yaitu pembangunan Jalur Ganda Layang Medan-Bandar Kalipah dan Reaktivasi Jalur KA Binjai-Besitang sepanjang 80 km. Reaktivasi jalur ini dilakukan untuk mempersiapkan jalur KA Trans Sumatera yang ditargetkan rampung pada tahun 2021. Jalur Binjai-Besitang sudah tidak beroperasi sejak 2013. Reaktivasi meliputi penggantian bantalan rel, peningkatan kualitas rel, dan perbaikan prasarana lainnya. Jokowi menggunakan Lori untuk melihat langsung jalur yang akan direaktivasi.


Jokowi menekan sirene tanda dimulainya reaktivasi jalur Binjai-Besitang

 


Peninjauan langsung ke Lokasi menggunakan Lori

Keesokan harinya, Kamis (3/3) Jokowi dijadwalkan berangkat menuju Palembang menggunakan Pesawat Kepresidenan dari Bandara Internasional Kualanamu. Jokowi beserta jajarannya menggunakan KA Bandara Airport Railink Service dari Stasiun Medan langsung menuju Bandara Internasional Kualanamu. Jokowi merasa amat puas akan kenyamanan dan pelayanan yang diberikan selama perjalanan dari Medan ke Bandara. "Ya ini nantinya airport harus terkoneksi dengan transportasi massal, entah kereta api, LRT, trem, bus," kata Jokowi. "Yang mau selesai Lampung, Minangkabau Padang, dan tahun depan Soekarno-Hatta dan Palembang selesai. Yang lain juga akan sama seperti itu," kata Jokowi.

Jokowi menggunakan KA Bandara dari Medan menuju Bandara Internasional Kualanamu


Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menjelaskan Maket Proyek Pembangunan ke Jokowi

Setibanya di Palembang, Jokowi disambut oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Jokowi meninjau langsung lembangunan LRT Palembang. Terdapat 13 stasiun dibangun untuk LRT ini dan dibagi ke dalam 5 zona. Panjang total proyek ini adalah 23 kilometer. Kementerian Perhubungan menjadi penyelenggara proyek, sementara kontraktornya adalah PT Waskita Karya Tbk. Proyek ini ditargetkan rampung 2018 untuk mobilitas selama ajang Asian Games 2018 di Palembang. KAI yang selama ini memiliki pengalaman sebagai operator Kereta Api, ditunjuk oleh Presiden untuk menjadi operator sarana di LRT Palembang.  
Sumber : PR KAI