Memberikan informasi tentang tempat travelling dan Jadwal Kereta Terbaru

Breaking

Wednesday, December 16, 2015

KAI Akan Ditunjuk Sebagai Operator KA Trans Sulawesi

KA Trans Sulawesi yang menghubungkan Makassar-Pare Pare sejauh 145 km ditargetkan oleh Pemerintah beroperasi pada 2018 akan memberikan kepercayaan baru kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai operator sarana Kereta Api di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo, saat meninjau langsung lokasi pembangunan jalur rel di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, menyatakan, KAI akan ditunjuk sebagai operator KA Trans Sulawesi. "Sebagai operator, KAI akan ditunjuk yang mengoperasikan KA ini (KA Trans Sulawesi)," ujar Presiden Joko Widodo, Rabu (25/11) saat melakukan konferensi pers kepada wartawan seusai melihat kondisi jalur rel yang sudah dibangun.

Presiden RI Joko Widodo meninjau pembangunan jalur rel yang ada di Kabupaten Barru
Selanjutnya, Jokowi menginginkan pada KAI agar merekrut putra daerah Sulawesi untuk menjadi pegawai KAI. Dengan tujuan, agar putra daerah bisa turut berperan serta menjalankan dan mengoperasikan perkeretapian di tempatnya sendiri. Sebelumnya, Presiden menjelaskan dalam pembangunan KA Trans Sulawesi akan banyak memanfaatkan produk-produk dalam negeri, kecuali batang rel yang masih mengimpor dari Jepang, Rusia dan China. Pemanfaatan produk-produk tersebut, diantaranya bantalan rel yang menggunakan produk Wika, sistem persinyalan dari LEN, dan sarana buatan INKA.

Presiden RI Joko Widodo menyatakan akan menunjuk PT KAI sebagai operator KA Trans Sulawesi.jpg
Saat ini, jalur Makassar-Pare Pare yang baru dibangun sejauh 6 km, dan jalur rel yang ada berbeda dengan jalur rel di Jawa dan Sumatera. Lebar sumbu as rel KA Trans Sulawesi menggunakan ukuran 1435 mm, serta jenis batang rel menggunakan R60. Sehingga, nantinya saat KA Trans Sulawesi beroperasi, KA bisa menempuh kecepatan tinggi, berbeda dengan rel yang ada saat ini dengan lebar antar rel hanya 1067 mm. 
Sumber: Corcomm KAI